Film The Raid

Film The Raid

Gareth Evans Ungkap Tentang Film The Raid 3

Salah satunya adalah dialog-dialog dalam bahasa Indonesia baku, yang seringnya terasa kaku ketika diaplikasikan ke kehidupan sehari-hari. Tentunya perlu adaptasi atau improvisasi dari aktor yang memerankannya. Di awal adegan nonton film online gratis sempat terasa dialog menggunakan kata-kata yang ganjil apabila digunakan dalam dialog sehari-hari. Para aktor seperti Donny Alamsyah dan Ray Sahetapy mengikis kekakuan dialog bahasa Indonesia tersebut menjadi sangat santai. Bisa dipastikan dengan penggodokan bersama tim Merantau Film, mulai dari skrip hingga koreografinya, Dalam The Raid, Evans sukses mengawinkan unsur lokal dengan formula film laga berstandar Hollywood. Gerakan pencak silat menjadi kekuatan film dalam menampilkan identitas Indonesia, dan konon membuat penonton di Toronto Film Festival begitu tertarik. Dari trailer yang begitu sarat adegan laga yang mematikan, terlihat bagaimana plot cerita seolah dikesampingkan saat film dimulai.

Inspirasinya adalah pencak silat, yang mengandalkan serangan bertubi-tubi dengan tangan kosong. Sudah dapat ditebak dengan jelas siapakah aktor yang menjadi urutan teratas dalam urusan beladiri. Meski sudah tiada, untuk selamanya Bruce Lee akan tetap menjadi sosok ikonik dan legendaris di dunia film action atau laga. Pasalnya di kota ini akan digelar Festival Seni Bela Diri Dunia selama 2 hari, mulai hari ini, 1-2 April 2016.

Gareth Evans

Iko Uwais, sang aktor utama, mengaku syuting yang dilakukan selama tujuh bulan itu lebih berat dari The Raid pertama. Film The Raid 2 Berandal usai diputar di perhelatan The 30th Annual Sundance Film Festival 2014. Pujian dan respon positif pun langsung diraih film yang diproduksi Merantau Films ini. Meski ide untuk menggarap sekuel ketiga The Raid telah direncanakannya, namun Gareth Evans akhirnya memutuskan urung melakukannya. Guna menyuguhkan Preacher dengan alur yang berbeda, Seth Rogen kini sedang sibuk mencari inspirasi dari sejumlah film.

SEPUTARTANGSEL.COM – Tidak perlu ke luar rumah atau ke bioskop untuk menonton film berkualitas, karena kini sudah bisa nonton dari rumah. “Saya tidak bisa melihat diri saya kembali untuk membuat The Raid 3. Hal-hal yang ditawarkan kepada Anda yang sulit untuk dilewatkan,” kata Evans.

Kisah Sukses Seni Bela Diri Aktor Internasional “Iko Uwais” – Iko Uwais merupakan seorang aktor laga yang kini namanya melambung. Iko mulai dikenal banyak orang setelah memerankan beberapa tokoh di film internasional. NPria kelahiran Jakarta itu sering membintangi film laga nasional maupun internasional. Keahliannya dalam ilmu bela diri pencak silat memberi Iko kesempatan untuk menjadi aktor laga internasional. Ia juga pernah meraih penghargaan sebagi pesilat terbaik kategori demonstrasi. Selain memiliki bakat di pencak silat, Iko sempat bergabung dengan Liga-B klub sepakbola Indonesia menjadi pemain tengah. Ada sedikit kekhawatiran yang muncul ketika sutradara atau penulis asing berada di balik sebuah film Indonesia.

Sebagai salah satu film kebanggaan nasional, dia menambahkan The Raid harus bisa diakses oleh masyarakat luas dengan mudah dan terjangkau. Ajeng Parameswari, President Digital Business Visinema Group, mengungkapkan The Raid adalah film berkualitas yang juga sukses secara komersil baik di dalam maupun luar negeri. Di penjara, Rama bertemu Ucok yang merupakan anak dari Bangun, sang bos mafia.

Secara keseluruhan, trailer ini masih menampilkan kisah penyerbuan maut tim SWAT Elite terhadap apartemen yang dihuni oleh sekelompok preman. Ayu mengaku siap dan sanggup membiayai sang anak sendiri tanpa bantuan Enji. ”Indonesia lebih cocok bisa menjual budayanya lewat film, bukan drama atau action yang sudah dimiliki negara luar dan mereka bisa lebih hebat dari itu. Facebook menampilkan informasi untuk membantu Anda memahami tujuan Halaman dengan lebih baik. Lihat tindakan yang diambil oleh orang yang mengelola dan memposting konten. Untuk film “The Raid” sudah bisa ditonton secara legal mulai 13 November 2020.

Ketika dirinya bermain dalam film Merantau di tahun 2009, orang berpikir bahwa Iko Uwais hanya aktor laga biasa saja. Namun, setelah kemunculan di The Raid, barulah orang sadar bahwa Iko bukan hanya aktor biasa namun memang ahli di ilmu beladiri. Aktor Iko Uwais juga telah sukses mendirikan sekolah bela diri yang bernama Thunder11 Center of Martial Arts. Di sekolah tersebut, terdapat berbagai macam kelas untuk belajar ilmu bela diri, di antaranya adalah pencak silat, taekwondo, aikido, dan seni bela diri lainnya. Meskipun sudah terbilang sukses di kancah nasional, Iko terus belajar dan mempraktekkan ilmu bela dirinya di sela-sela kesibukan sebagai seorang aktor laga.

film indonesia the raid

CINEMA POETICA terbuka untuk kerjasama dengan berbagai individu, komunitas, kelompok studi, siapapun. Yayan Ruhiyan juga terlibat dalam film produksi Jepang, ‘Yakuza Apocalypse’. Dan Joe Taslim melesat kencang ke Hollywood lewat film ‘Fast and Furious 6’. Kabar ini muncul pertama kali dari Twitch Film, Selasa (6/1) lalu. Meskipun keterlibatan mereka belum diumumkan Walt Disney, namun rumor ini bergulir kencang di internet. Saat dikonfirmasi, Iko sendiri tak membenarkan ataupun membantah. Ia hanya berujar bahwa dirinya tidak memiliki wewenang untuk menjawab rumor tersebut.

film indonesia the raid

Dalam film kerjasama studio visual efek Hydraulx milik Strause dan Infinite Studios itu Iko akan memerankan pemimpin sebuah kelompok bawah tanah. Film ini diarahkan oleh sutradara asal Wales, Gareth Evans, yang juga menulis naskahnya. Film tersebut diproduseri oleh Ario Sagantoro dan turut dibintangi Doni Alamsyah, Yayan Ruhian dan Joe Taslim. “The Raid” dijadwalkan rilis serentak di Indonesia dan Amerika Serikat 23 Maret mendatang. Penggantian judul ini diduga untuk menghindari ambigu karena ada film Amerika yang juga bertajuk “The Raid” di 1954.

Evans memanjakan penonton sejak menit pertama dengan adegan yang memicu adrenalin dan tidak membiarkan penonton berkedip barang sejenak. Arus adrenalin dibangun perlahan-lahan, namun langsung menukik tajam menjelang menit ke sepuluh. Intro menuju inti film dibuat hanya sekilas lewat instruksi Jaka pada anak buahnya. Saat itu, penonton seperti ikut menghitung mundur untuk masuk ke dalam serangkaian pertarungan yang menjanjikan adegan penuh aksi.

Iko Uwais sempat tampil sebagai Rama dalam film The Raid yang rilis 2011 silam. Sebelum nonton aksi terbaru Iko Uwais di Wu Assassins, yuk simak empat hal unik dalam serial satu ini. Terlebih, masyarakat hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp5.000 untuk membeli tiket menonton film tersebut. Dia berharap film-film layar lebar yang bertambah di Bioskop Online dapat menjadi pilihan bagi penonton untuk tetap dapat menyaksikan film Indonesia secara legal. “Ini juga merupakan salah satu komitmen kami untuk terus menghadirkan film Indonesia yang berkualitas dengan harga terjangkau,” ungkapnya.

Selama menggeluti dunia seni bela diri, tak jarang pula ia bertolak ke luar negeri untuk tampil di beberapa peragaan pencak silat, seperti di Asia mau pun di Eropa. Tak hanya jago silat, Iko juga aktif sebagai pemain sepak bola tingkat nasional. Mengenal Aliran Bela Diri Ilmu Tega Dalam Di Indonesia – Pada sejarah masyarakat di Indonesia, ilmu bela diri tenaga dalam menjadi hal yang sangat populer. Sepuluh tahun yang lalu mungkin tak banyak orang yang tidak tahu dengan sosok Iko Uwais.

Perjalanan para tentara menaiki anak tangga satu persatu ke markas musuh ikut menjadi perjalanan ketegangan penonton, sembari menunggu aksi-aksi brutal yang ketegangannya meningkat. Adegan laga sepanjang film ini merupakan orisinalitas Yayan Ruhiyan, sang koreografer bersama Iko Uwais.

Leave a Comment